Cari Menantu

Posted by on May 28, 2013

kh-hasyim-asyari

KH. Hasyim Asy’ari

Alkisah pada suatu hari datang seorang tamu kepada Kiai Hasyim Asy’ari. Dengan maksud supaya dicarikan jodoh bagi anak perempuannya.

Dengan nada guyon Kiai Hasyim menanyai tamu tersebut, “Lha sampean maunya cari mantu yang bagaimana, yang pinter mencari duit atau yang pinter menghabisin duit?” tamu tidak bisa menjawab, kelihatan sedang berpikir.

“Kalau mau yang pinter cari duit, itu cina,” lanjut Kiai Hasyim, “tapi kalau yang pinter menghabisin duit, itu santri.”

Sambil menunggu jawaban dari tamu itu Kiai Hasyim melanjutkan,

“kalau sapean minta dicarikan menantu cina, saya ndak bisa. Tapi kalu santri banyak. Tapi ya itu tadi, kalau santri pinternya ya cuma menghabisin duit.”

Tamu itu jadi semakin bingung dengan pikirannya sendiri. Dan akhirnya memutuskan, setelah manteb dengan pertimbangannya, atau mungkin juga menganggap Kiai Hasyim hanya guyon.

“saya minta dicarikan menantu yang santri aja, Kiai.”

“Bener ? sudah manteb?” tanya Kiai Hasyim.

“Benar, Kiai. Saya sudah manteb”

Dan benar saja, akhirnya orang itu dapat menantu santri yang pinter ngaji, tapi tidak pinter nyari duit. Karena selama di pondok tidak pernah belajar “nyabut gawe”.

Selang beberapa bulan, tamu yang minta dicarikan menantu itu sowan lagi ke Kiai Hasyim. Namun kali ini datang sambil mengeluhkan keadaan menantunya,

“Aduh, Kiai… mohon dinasehati menantu saya itu. Sudah hampir enam bulan ini dia masih tidak bekerja. Bahkan telah saya belikan sepeda pun masih dijualnya.”

Kiai Hasyim tersenyum mendengar keluhan orang itu,” Lho, dulu kan saya sudah bilang. Mau yang pinter cari duit, apa yang pinter menghabisin duit. Lha sampean pilih yang pinter menghabisin duit. Sekarang sampean mengeluh lagi. Terus bagaimana…”

 *****

Tulisan yang lain :

  • Doa MahabbahDoa Mahabbah Masih tentang Mbah Sak Munine yang terkenal dengan reputasinya sebagai Kiai  ahli suwuk yang sugih dengan berbagai macam rajah dan do’a. Pada suatu […]
  • Seminar GodhekSeminar Godhek Jarum jam sudah menunjukkan pukul 23.00 lebih, dalam sebuah ruangan yang menyerupai sebuah aula itu, yang terletak di pojok antara deretan bangunan […]
  • Antara Doa dan SugestiAntara Doa dan Sugesti Suwuk mBah Abdullah SalamDalam beberapa hari itu, Mbah Dullah, panggilan akrab dari Kiai Abdullah Salam, selalu kebanjiran tamu yang sowan dengan […]
  • IKI YO TAKDIRE  GUSTI  ALLOHIKI YO TAKDIRE GUSTI ALLOH IKI YO TAKDIRE  GUSTI  ALLOH (mBah Wahab Hasbullah “in memoriam’) Adalah KH Wahab Hasbullah, salah satu tokoh NU yang juga pengasuh Pondok […]
  • Sejarah Nama dan Lambang Pondok Pesantren Bahrul UlumSejarah Nama dan Lambang Pondok Pesantren Bahrul Ulum SEJARAH NAMA DAN LAMBANG PONDOK PESANTREN BAHRUL ULUM Seperti telah disinggung sebelumnya, sejarah panjang pondok pesantren ini, sejak awal […]

Leave a comment

Berlangganan Tulisan ke Email

Ketik email anda untu mendapatkan update terbaru langsung ke email anda.